Go to Top

RM. Mie Tarempa

Halo Batam Diners…

Memasuki bulan Desember 2015 artinya kita sudah berada di penghujung tahun. Saatnya flash back pencapaian kita tahun ini dan move forward ke tahun berikutnya. Dalam sekejap, waktu emang cepet banget berlalu. Makanya guys, jangan pernah sia-siakan hidup kita yang singkat ini ya. Perbanyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan agar bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan begitu, our lives will be more colorful and meaningful. Percaya deh. 😀 Bagi Mr. BD dan Ms. BD, pengalaman kuliner yang kami tuangkan dalam website Batam Dine merupakan salah satu hal positif yang akan terus kami lakukan agar bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. So, tell us your positive list in the comment below guys.

Alright, sekarang saatnya cerita makan-makan. Kali ini BD mau sharing mengenai salah satu makanan favorit Indonesia yaitu mie. Bukan indomie loh ya, hehe.. Ini ceritanya tentang Mie Tarempa. 😀 RM. Mie Tarempa berlokasi di Ruko Royal Sincom, atau patokan lainnya, ada di seberang pabrik Panasonic Sincom, Batam Center. Sebenarnya yang di Batam Center restoran cabang sih. Awalnya mereka buka di daerah Sei Panas. Untuk yang di Batam Center, ini dia penampakannya.

RM. Mie Tarempa

RM Mie Tarempa ini rame banget. Terbukti dari banyaknya kendaraan yang parkir di depan restoran dan banyaknya pelanggan yang duduk.

Suasana RM. Mie Tarempa

Tanpa banyak basa-basi, BD langsung lihat papan menu yang tertampang di dinding dekat meja kasir.

Daftar Menu RM. Mie Tarempa

Pesanan BD adalah Mie Goreng Lembab Sapi, Mie Goreng Lembab Seafood, dan Tea Tarik Peng.

Disini ada stiker Halal loh guys. Meskipun BD ga menemukan sertifikat halal MUI, setidaknya teman-teman Muslim kita bisa lebih nyaman untuk makan disini. 🙂

Stiker Halal RM. Mie Tarempa

 

Sambil menunggu pesanan datang, waitress menyajikan satu porsi Luti Gendang di meja.

Luti Gendang

Luti Gendang

Luti Gendang atau Roti Gendang merupakan salah satu makanan khas Pulau Tarempa yang cukup terkenal. Secara umum, jajanan ini bisa dideskripsikan seperti roti goreng yang diisi abon. Untuk luti gendang RM. Mie Tarempa isinya abon ikan tongkol segar. Baik luti maupun abonnya dibuat secara home made disini. Rasanya enak sih. Takaran abon dan ukuran rotinya juga sesuai. Cocok banget untuk jadi penganan pembuka. Harganya Rp2.500/pc. Sambil menunggu mie tarempa kami disajikan, BD sudah melahap 4 pcs luti gendang karena kelaperan. Hehe..

Ada satu catatan BD disini mengenai cara penyajiannya. Luti ini kan disajikan di setiap meja baik dipesan maupun tidak dipesan. Karena luti tidak dibungkus lagi, cara penyajian seperti ini terkesan kurang bersih. Soalnya, kalau ga habis dimakan pelanggan kan bisa aja lalatan di meja trus dibalikin lagi ke dapur dan seterusnya. Belum lagi banyaknya tangan yang berkontribusi di luti tersebut. Jadi, menurut BD alangkah baiknya kalau luti gendang hanya disajikan sesuai pesanan agar lebih higienis.

 

Mie Goreng Lembab Sapi & Mie Goreng Lembab Seafood

Mie Goreng Lembab Sapi

Mie Goreng Lembab Seafood

Mie Tarempa menawarkan tiga jenis hidangan yaitu kering, lembab, atau basah. Baik Mr. BD maupun Ms. BD pesannya yang lembab. Untuk isi, Mr. BD memilih sapi dan Ms. BD memilih seafood. Warna kuahnya menggoda banget dan bikin ngiler. Sekilas, porsinya ga begitu banyak. But, let’s see.

Warna kuah dan rasa mie tarempanya matching deh. Bumbunya berani, berasa, dan pas di lidah. Daging sapi dan seafood-nya pun segar-segar. Overall, baik mie goreng lembab sapi maupun seafood, dua-duanya lezat! Setelah masing-masing melahap satu piring mie, emang benar, porsinya sedikit euy, mungkin cukup ya buat cewek normal, tapi ga cukup buat Ms. BD yang makannya banyak. Hahaha.. Kalau Ms. BD aja ga kenyang apalagi Mr. BD, ga usah ditanya lagi deh. 😀

 

Tea Tarik Peng

Tea Tarik Peng

Nama minuman ini emang menarik untuk dikomentari. English bukan, bahasa Indonesia juga bukan, jadi apa dong, Batamlish aja deh. Hehe.. Tea (bahasa Inggris) artinya teh. Tarik ya bahasa Indonesia. Peng (bahasa Hokkian) artinya dingin. Jadi Tea Tarik Peng = Teh Tarik Dingin. Gitu loh guys. Hebat ya namanya bisa pake tiga bahasa sekaligus. 😀

Sama seperti teh tarik pada umumnya, Tea Tarik Peng dibuat dengan cara dituang sambil ditarik. Hasilnya jadi berbusa gitu deh. Terakhir baru ditambah es batu. Satu gelasnya lumayan gede jadi bisa sharing berdua. Rasanya pahit manis gitu. Kayaknya ini minuman favorit disini deh. Soalnya hampir setiap meja memesan minuman ini.

 

Harga dan Rekomendasi Menu

Luti Gendang Rp2.500/pc Direkomendasikan
Mie Goreng Lembab Sapi Rp17.000 Direkomendasikan
Mie Goreng Lembab Seafood Rp17.000 Direkomendasikan
Tea Tarik Peng Rp9.000 Direkomendasikan
Air Putih Gratis

Harga di atas sudah termasuk pajak restoran.

 

RM. Mie Tarempa

Komplek Ruko Royal Sincom Blok D No. 15-16 (depan pabrik Panasonic Sincom)

Senin – Sabtu: 07.00 – 20.00

Minggu: 07.00 – 15.00

Google Map:

Bicara soal media sosial, BD dapat masukan dari follower setia BD kalau instagram BD jarang banget di-update. Well, thanks a lot buat masukannya ya guys. To be frank, Mr. BD dan Ms. BD emang bukan tipikal orang yang kemana-mana update media sosial. As we believe, our real partner besides us is more important than a social media. Justru kalau lagi weekend, gadget jarang banget kesentuh karena Mr. BD dan Ms. BD lebih menikmati real conversation to each other. Tapi gimana pun juga hidup kita saat ini emang ga terlepas dari perkembangan teknologi yang luar biasa. Dan tuntutan unpaid job kita sebagai food blogger 😀 emang mesti update instagram dan lainnya. Well, another question, Mr. BD dan Ms. BD udah tua kali ya jadi ga gaul gitu? No no, we are still under 30 now! Haha.. As a promise for you guys, kedepannya BD bakal update media sosial Batam Dine secara intensif, baik itu instagram, facebook, twitter, foursquare, atau lainnya. Satu menit sekali cukup kali yaa.. Haha.. Just kidding guys, will never do that. Ok, buat yang belum follow media sosial Batam Dine, ini linknya.

http://facebook.com/BatamDine

http://twitter.com/BatamDine

http://instagram.com/BatamDine

 

Sampai jumpa di cerita kuliner Batam berikutnya ya guys..

Batam Dine

Leave a Reply